Orang Gampang Marah Lebih Beresiko Kena Stroke




Para peneliti menemukan beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko stroke, termasuk merokok dan minuman penambah energi.

Selain gaya hidup, kepribadian seseorang juga berpengaruh besar terhadap risiko stroke lho. Orang yang tidak sabaran, gampang marah, dan stres lebih berisiko mengalami stroke dibanding
mereka yang tenang.

"Temuan kami menunjukkan bahwa orang bisa menurunkan risiko stroke dengan mengurangi stres dalam hidup mereka," kata Ana Maria Garcia, MD, seorang peneliti dari Hospital Clinico Universitario San Carlos di Madrid, seperti dilansir NYdailynews, (5/9).

Dalam penelitian ini, Ana dan timnya mengamati 150 orang yang mengalami stroke dan 300 orang yang tidak mengalaminya secara acak. Rata-rata subyek berusia 54 tahun, lebih muda dibanding pasien stroke pada umumnya.

Para peneliti mencatat bahwa orang yang masih muda berisiko kecil terserang tekanan darah tinggi. Jadi, ada faktor-faktor lain yang bisa meningkatkan risiko stroke seperti merokok dan minuman penambah energi. Bahkan, kebiasaan buruk ini bisa meningkatkan risiko stroke hingga dua kali lipat.

Gaya hidup tidak sehat membuat Anda semakin dekat dengan berbagai masalah kesehatan. Tak ada salahnya kok untuk belajar menenangkan diri dan bersikap lebih tenang. Sifat pemarah bikin tubuh dan pikiran jadi tidak sehat, bukan?

**semoga bermanfaat**


EmoticonEmoticon